Shintia Clara
Departemen Agribisnis(http://agribisnis.ipb.ac.id)
Fakultas Ekonomi dan Manajemen (http://fem.ipb.ac.id)
Institut Pertanian Bogor (http://ipb.ac.id)
Kuliah Perilaku Konsumen
Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (http://ikk.fema.ipb.ac.id)
Fakultas Ekologi Manusia (http://fema.ipb.ac.id)
Institut Pertanian Bogor (http://ipb.ac.id)
Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc (www.sumarwan.staff.ipb.ac.id , www.Ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id , sumarwan@mb.ipb.ac.id)
Dr. Ir. Lilik Noor Yuliati, MFSA
Dr. Ir. Megawati Simanjuntak, MS
Ir. Retnaningsih, MS
Ir. Md Djamaluddin, MSc
Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen:Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta:PT Ghalia Indonesia.
Kuliah Rabu 11 Februari 2015 pukul 13.00-15.30 di RK IKK 1-1
Pada hari Rabu 11 Februari 2015 saya mengikuti kuliah Perilaku Konsumen sebagai SC. Kuliah ini disampaikan oleh Dosen yang sangat ahli di bidang konsumen, yaitu Prof Dr Ir Ujang Sumarwan MSc. Beliau juga menulis buku dengan judul Perilaku Konsumen yang dijadikan buku pegangan untuk mahasiswanya.Dalam kuliah ini saya mendapat banyak pencerahan terkait membahas mengenai pendahuluan perilaku konsumen dan motivasi. Perilaku konsumen mengandung arti menginginkan barang dengan harga rendah tetapi dengan kualitas terbaik, menginginkan layanan yang cepat, rela mengeluarkan uang banyak demi barang yang diinginkan. Perilaku konsumen ini perlu dipelajari oleh pemasar (produsen), pegiat pendidikan dan perlindungan konsumen, maupun pemerintah dan anggota legislative. Dalam mempengaruhi keputusan terdapat strategi pemasaran (perusahaan, pemerintah, organisasi nirlaba, parpol), factor lingkungan (budaya, karakteristik demografi, social dan ekonomi, kluarga dan rumah tangga, kelompok acuan, situasi konsumen, teknologi), perbedaan individu (kebutuhan dan motivasi, kepribadian, konsep diri, pengolahan informasi dan persepsi, proses belajar, pengetahuan, sikap, dan agama). Perilaku Konsumen adalah semua kegiatan, tindakan, dan proses psikologisnya yang mendorong tindakan tersebut pada saat sebelum membeli , ketika membeli, menggunakan, dan menghabiskan produk/jasa tersebut. Manfaat mempelajari perilaku konsumen adalah untuk perusahaan agar dapat memahami konsumen sehingga dapat mengambil keputusan dengan baik, untuk peneliti agar dapat menganalisis perilaku konsumen dengan baik, untuk pemerintah agar dapat merancang peraturan, undang-undang yang melindungi konsumen. Tahapan model keputusan konsumen adalah pengenalan kebutuhan pencarian informasi, evaluasi alternatif, pembelian, kepuasan konsumen. Faktor yang mempengaruhi proses keputusan konsumen adalah strategi pemasaran, perbedaan individu dan faktor lingkungan. Terdapat dua jenis konsumen: Konsumen pribadi yaitu konsumen yang membeli barang dan jasa untuk digunakan sendiri, sedangkan Konsumen Organisasi adalah konsumen yang membeli produk atau jasa lainnya untuk menjalankan organisasi. Adapun 3 presfektif yang mendasari perilaku konsumen dalam mengambil keputusan yaitu : 1. Presfektif pengambilan keputusan dimana konsumen mengambil keputusan untuk memecahkan masalahnya secara rasional, 2. Presfektif pengalaman yaitu perilaku konsumen yang didorong oleh alasan kegembiraan atau emosi contohnya seseorang membeli barang karena ada diskon besar-besaran, 3. Presfektif pengaruh behavioral yaitu tindakan konsumen yang dipengaruh oleh pemasaran, budaya, lingkungan dan ekonomi.Faktor-faktor yang mempengaruhi proses keputusan ada 3 yaitu, kegiatan pemasaran, individu konsumen itu sendiri dan lingkungannya (sosial/politik). Untuk materi motivasi Dosen Perilkon memutarkan Video yang berisi hal apa saja yang memotivasi pengunjung dalam mengkonsumsi sesuatu. Tiga faktor utama pengatur keputusan konsumen adalah kegiatan, individu konsumen dan lingkungan. Hal yang mengatur faktor individu adalah motivasi, kepribadian, konsep diri, informasi , proses belajar konsumen, pengetahuan konsumen dan sikap konsumen. Faktor pendorong dipengaruhi oleh dua hal yang pertama faktor primer muncul dari diri sendiri, kedua sekunder dipengaruhi faktor lingkungan. Faktor manfaat terdiri dari utilitarian dan hedonik.
No comments:
Post a Comment